Distributor aisya Promoted by Syarifah Aisya

Sosok Di Balik Kabar Merger Gojek & Tokopedia
Sosok Di Balik Kabar Merger Gojek Tokopedia

By Aqueen 21 Apr 2021, 14:59:28 WIB Tutorial
Sosok Di Balik Kabar Merger Gojek & Tokopedia

Keterangan Gambar : Masayoshi Son


Sosok Di Balik Kabar Merger Gojek & Tokopedia

Masayoshi Son

    Adalah pengusaha juga investor asal Jepang yang merupakan pendiri dan CEO SoftBank group, perusahaan terbesar di Jepang pada tahun 2019 dengan nilai kapitalisasi pasar sekitar Rp. 1.594 triliun.

Melalui venture capit nya SoftBank bukan hanya telah berinvestasi ke 88 unicorn termasuk Uber,grab, oyo,tapi juga memiliki saham di lebih dari 1.000 bisnis.

Wah gimana perjalanan Masayoshi Son jadi investor global ya?

 

•Lahir dari keluarga imigran Korea yang miskin

    Masayoshi Son lahir pada tanggal 11 Agustus 1957 di prefektur soga, Jepang. Kakeknya adalah imigran dari Korea Selatan yang pindah ke Jepang dan menghidupi keluarganya sebagai penambang batubara. Sedangkan sang ayah berjualan ikan dan mengurus perternakan babi.

    Setelah pindah,kakek dan orang tuanya memutuskan untuk memakai nama keluarga Jepang yakni yasumoto. Tetapi Masayoshi Son bersikeras memakai nama keluarga Korea yaitu son. Karena keputusan nya,sejak kecil ia harus menghadapi diskriminasi akibat nama belakang nya.

 

•Mengubah cita-cita karena Mendapat Diskriminasi

    Saat itu memang sedang ada krisis hubungan antara Jepang dan Korea sehingga Masayoshi tidak di anggap warga Jepang karena keturunan Korea.

Sejak kecil Masayoshi bercita-cita untuk menjadi guru,seniman juga politisi. Tetapi terganjal deskriminasi, ia mengubah untuk mengubah haluan nya menjadi pembisnis.

 

•Langkah awal Kesuksesan nya setelah bertemu presiden McDonald's Jepang

   Di umurnya yang masih 15 tahun ia bertemu presiden McDonald's Jepang, den fujita untuk meminta resep sukses. Fujita menyarankan Masayoshi untuk belajar bahasa Inggris dan belajar ke Amerika serikat. Setahun kemudian son pindah ke California untuk melanjutkan studi di sana.

   Masayoshi kemudian mengambil jurusan ekonomi sekaligus belajar ilmu komputer di university of California, Berkeley. Bisnis pertamanya juga di mulai saat ia mahasiswa di mana dengan bantuan beberapa profesor ia menciptakan penerjemah elektronik yang ia jual ke Sharp corporation seharga $1,7 juta.

 

•Softbank berawal dari Garasi

   Di tahun 1980 Masayoshi lulus dengan gelar of arts di bidang ekonomi,setahun kemudian ia kembali ke Jepang dan mendirikan SoftBank yang bermula dari sebuah garasi dengan hanya dua karyawan.

   Hari ini SoftBank menjadi perusahaan telekomunikasi dan internet terdepan di Jepang dengan berbagai anak perusahaan di antaranya Perusahaan broadband SoftBank BB,perusahaan data center IDC frontier,publisher game gungho online entertainment,dan perusahaan publishing company SoftBank creative.

 

•Investor Awal Alibaba & Yahoo

    Son jadi salah satu investor awal yaho! Pada tahun 1995 dan bermitra dengan Yahoo! Untuk membuka Yahoo! Japan di tahun 1996 dan menjadi situs paling berpengaruh di Jepang pada masanya.

    Di tahun 1999 Son juga berinvestasi senilai 20 juta USD ke Alibaba yang membuatnya memiliki 29,5% saham Alibaba yang bernilai $ 107,7 milliar per 23 Oktober 2018 dan membuatnya menjadi salah satu direksi meskipun di tahun 2020 ini ia baru keluar setelah menjabat selama 15 tahun.

 

•Kejatuhan Pertama Masayoshi

    Nggak ada orang sukses yang nggak pernah ngalamin kejatuhan,termasuk seorang Masayoshi. Ia harus kehilangan kekayaan bersih senilai 70 milliar USD akibat pecahnya gelembung internet di tahun 2000an. Masayoshi di laporkan memiliki kekayaan $78 milliar sebelum gelembung internet meletus.

    Saat itu harga saham SoftBank turun 98% dari puncaknya. Tapi bukan Masayoshi namanya kalau kehilangan hampir seluruh kekayaan membuat ia menyerah, di bawah kepemimpinan Masayoshi keuntungan SoftBank telah meroket dalam tahun terakhir.

 

•Portofolio Investasi SoftBank

    Melalui kendaraan investasinya bernama vision fund dengan modal awal senilai 100 milliar USD pada 2016 yang di dukung investor global lainnya,seperti Apple , Qualcomm, Foxconn,pendiri Oracle Larry Ellison. Son memiliki visi untuk mengubah industri real estate,makanan hingga transportasi melalui investasi dalam kecerdasan buatan dan machine learning.

    Hingga 2020 dana tersebut telah di investasikan di 88 Perusahaan termasuk Uber,oyo,slack,bytedance,wework dan di Asia pada Tokopedia,ev give,ajaib,alodokter,techinasia,dan grab.

 

•Kegagalan Investasi Di startup

     Vision fund mengalami kerugian sebesar 28 milliar USD atau setara Rp 279 pada tahun fiskal 2019. Perusahaan rugi besar karena keuangan Uber yang berdarah-darah dan valuasi wework yang anjlok dimana pada Januari 2018 valuasi nya masih senilai us$47 milliar ,pada Mei 2020 hanya tinggal us$2,9 milliar.

    Meskipun perusahaan nya sedang mengalami kerugian ,Son tetap optimis.

 




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment

Jejak Pendapat

Mana Jenis Busana Muslim favorit anda?
  Abaya
  Tunik
  Gamis
  Kaftan
  Blus

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video
Yuk Temukan Toko Terdekat dari tempat tinggal anda agar belanja lebih mudah. Klik / Cari Disini